Indonesia Genjot Ketahanan Pangan: Program Pompanisasi Massal Diluncurkan dengan Anggaran Rp 5 Triliun



TandaGlobalnews | Jakarta – Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan meluncurkan program pompanisasi massal di seluruh penjuru negeri. Program ambisius ini didukung oleh alokasi anggaran sebesar lima triliun rupiah, yang diproyeksikan mampu mendongkrak produksi gabah nasional hingga enam juta ton.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan. "Kami serius dalam upaya ini. Program pompanisasi ini adalah salah satu wujud nyata keseriusan kami," ujar Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Banyu Urip, Magelang, Jawa Tengah, untuk memantau langsung implementasi program tersebut. 


Program inovatif ini menargetkan pemasangan pompa di lahan kering seluas satu juta hektare di seluruh Indonesia. Dengan target produktivitas enam ton per hektare, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan nasional. Tak hanya itu, pemerintah juga telah menyiapkan pasokan solar bersubsidi sebanyak satu juta ton untuk meringankan beban operasional para petani.


Dalam kunjungannya ke Magelang, Menteri Amran memberikan apresiasi tinggi kepada para petani di Kabupaten Magelang. "Kreativitas dan inovasi para petani di sini patut diacungi jempol. Dengan konsep 'luas tambah tanam', mereka berhasil meningkatkan jumlah panen secara signifikan," ungkapnya.

Program pompanisasi massal ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kuantitas produksi pangan, tetapi juga menstabilkan pasokan dan harga, serta meningkatkan kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk mendukung sektor pertanian demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Kunjungi Juga :
Facebook     : Tandaglobalnews
X / Twitter     : @tandaglobalnews
Instagram     : Tandaglobalnews
Tiktok            : tanda.global.news
Youtube        : @TANDAGLOBALNEWS
Whatsapp     : +62 857-4306-4965
Email              : tandaglobal.news@gmail.com

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama