TEBING LONGSOR 6 METER TERGERUS SUNGAI, MASJID DI KOTA BOGOR AMBRUK HANYUT ARUS

 


Tandaglobalnews JAKARTA – Peristiwa alam kembali melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Tebing setinggi enam meter di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, longsor akibat tergerus kuat oleh arus Kali Cikaret. Akibat kejadian ini, sebuah bangunan masjid yang berdiri di atasnya ikut ambruk dan hanyut terbawa arus sungai yang deras.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahafi Sasongko, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2026) malam.

"Telah terjadi tebing longsor di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat. Kejadian ini mengakibatkan bangunan Masjid Nurul Hikmah ambruk terbawa arus deras Kali Cikaret," ujar Dimas.

Menurut Dimas, peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Curah hujan tinggi membuat tanah menjadi labil dan jenuh air, ditambah dengan luapan air sungai yang menggerus dasar tebing.

"Penyebab longsor akibat hujan deras dan tanah labil, menjadi longsor kembali, ditambah dengan arus Kali Cikaret yang deras. Lebar longsor kurang lebih 10 meter dan tinggi kurang lebih 6 meter," jelasnya.

Selain menghanyutkan bangunan masjid, longsoran ini juga mengancam satu unit rumah warga yang berada di lokasi berdekatan. Kondisi bangunan tersebut dinyatakan membahayakan, sehingga penghuninya telah dievakuasi dan mengungsi sementara ke tempat keluarga terdekat.

"Terdapat rumah warga yang terdampak, kondisinya mengkhawatirkan terkena longsor juga. Penghuni rumah warga yang terdampak sementara mengungsi ke rumah adik dan orangtuanya," tambah Dimas.

Di lokasi yang berbeda, hujan deras juga memicu bencana banjir. Di Kampung Babakan Sumantri, Kelurahan Pasir Kuda, sejumlah pohon bambu tumbang dan menutup aliran Kali Cimanglid.

Hal ini menyebabkan aliran sungai tersumbat, meluap, dan merendam permukiman warga.

"Pohon jenis bambu tumbang di Kali Cimanglid dan menutupi aliran sungai dan meluap ke beberapa rumah warga. Sebanyak enam rumah warga terendam air yang meluap," ungkap Dimas.

Beruntung, banjir di lokasi ini tidak berlangsung lama. Air mulai surut seiring dengan berkurangnya intensitas hujan. Pihak BPBD telah turun tangan melakukan pemotongan pohon dan membersihkan sumbatan agar aliran air kembali normal.

"Assessment dan pemotongan pohon tumbang sudah selesai dilakukan. Banjir akibat pohon tumbang sudah mulai surut. Warga dibantu petugas sedang membersihkan rumahnya masing-masing," pungkasnya.

 

Sumber Berita: detiknews

#Longsor #Bogor #MasjidAmbruk #KaliCikaret #Banjir #BPBD #JawaBarat #BeritaHariIni

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama