Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Kurang Mampu di Maluku Tenggara

 

Tandaglobalnews Langgur – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memastikan Program Sekolah Rakyat segera hadir dengan kuota awal sebanyak 300 siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Program nasional tersebut diperuntukkan bagi anak-anak putus sekolah dari keluarga miskin dan kurang mampu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara, Titus Betaubun, mengatakan seluruh biaya pendidikan peserta akan ditanggung negara. Para siswa nantinya akan menjalani pendidikan berasrama secara gratis hingga tamat sekolah.

“Anak-anak ini akan diasramakan, sekolah gratis sampai tamat, bahkan diarahkan hingga memiliki pekerjaan,” ujar Titus, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, Maluku Tenggara masuk tahap ketiga pelaksanaan Program Sekolah Rakyat secara nasional dengan target mulai berjalan pada Oktober 2026. Saat ini, seluruh persyaratan administrasi dan uji laboratorium lahan pembangunan sekolah telah diselesaikan.

Titus menegaskan penerimaan siswa dilakukan secara selektif dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang benar-benar putus sekolah dan berasal dari keluarga miskin.

Meski demikian, Dinas Sosial tetap membuka ruang validasi lapangan bagi masyarakat yang layak menerima manfaat namun belum tercantum dalam data nasional.

Selain fokus pada pendidikan, Pemkab Maluku Tenggara juga mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah Kei Besar. Pemerintah daerah menargetkan bantuan sosial lebih tepat sasaran melalui verifikasi langsung hingga ke rumah warga penerima manfaat.

Tantangan geografis sebagai daerah kepulauan masih menjadi kendala dalam distribusi bantuan sosial. Karena itu, Dinas Sosial telah mengusulkan dukungan transportasi laut kepada Kementerian Sosial guna memperkuat pelayanan di wilayah terpencil.

Pemkab Maluku Tenggara berharap Program Sekolah Rakyat dan penguatan perlindungan sosial dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

sumber: infopublik.id

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama