Presiden Prabowo Tiba di Istana Élysée, Disambut Penuh Kehormatan Sebelum Bertemu Presiden Macron

 Tandaglobalnews Paris, Kamis, 28 Mei 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi tiba di Istana Élysée, pusat pemerintahan Republik Prancis, untuk melaksanakan rangkaian kunjungan kenegaraan dan pertemuan tingkat tinggi bersama Presiden Emmanuel Macron. Ketibaan ini menandai dimulainya babak baru penguatan hubungan strategis dan persahabatan antara kedua negara .

Perjalanan menuju kediaman resmi kepala negara Prancis itu berlangsung sangat istimewa. Dari kawasan Les Invalides hingga ke gerbang Istana Élysée, iring-iringan kendaraan Presiden Prabowo dikawal oleh 27 personel pengawalan bermotor dan 146 pasukan berkuda militer Prancis. Penghormatan besar ini merupakan tradisi kenegaraan tertinggi yang disiapkan khusus bagi tamu kepala negara sahabat, sekaligus menjadi simbol kedekatan dan keharmonisan hubungan diplomatik Indonesia–Prancis .

Sesampainya di halaman istana, Kepala Negara disambut dengan upacara penyambutan lengkap dengan pasukan jajar kehormatan dan alunan musik militer. Di tangga utama Istana Élysée, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Emmanuel Macron didampingi Ibu Brigitte Macron. Kedua pemimpin saling bersalaman hangat, berdialog sejenak, dan melaksanakan sesi foto resmi sebelum masuk ke ruang pertemuan .

Dalam agenda hari ini, kedua kepala negara dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata, rapat delegasi bilateral, serta menyampaikan pernyataan pers bersama. Fokus utama pembahasan adalah memperdalam kerja sama strategis di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset ilmiah, hingga percepatan pelaksanaan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (CEPA).

“Hari ini kita bahas isu-isu penting: kerja sama pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, serta pelaksanaan Indonesia–EU CEPA,” ungkap Presiden Prabowo dalam keterangannya di hadapan awak media .

Presiden Prabowo didampingi rombongan pejabat tinggi, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. Kunjungan ini diharapkan membuka peluang kerja sama lebih luas dan saling menguntungkan bagi kemajuan kedua bangsa .

 

Sumber: setneg.go.id

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama