Ketua DPRD Sumedang Sidik Jafar Terjatuh dan Terinjak Kuda saat Kirab Budaya Mahkota Binokasih

 



Tandaglobalnews SUMEDANG – Sebuah insiden tak terduga terjadi saat pelaksanaan Kirab Budaya Mahkota Binokasih yang digelar di Kabupaten Sumedang, pada Sabtu malam (2/5/2026). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang, Sidik Jafar, mengalami kecelakaan saat hendak menaiki kuda, hingga akhirnya terjatuh dan sempat terinjak oleh hewan tersebut.

 Peristiwa ini terjadi di area Keraton Sumedang Larang, tepat saat Sidik Jafar bersiap untuk menunggangi kuda sebagai bagian dari prosesi kirab. Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat salah satu kakinya sudah menginjak pijakan pelana, kuda yang ditungganginya tiba-tiba bergerak secara mendadak. Gerakan tak terduga tersebut membuat keseimbangan Sidik Jafar goyah, sehingga ia tidak dapat menahan diri dan akhirnya terjatuh ke tanah.

 Dalam rekaman video yang beredar, terlihat bahwa saat terjatuh, posisi Sidik Jafar sempat berada di bawah kuda. Akibatnya, tubuhnya sempat terinjak oleh kaki kuda tersebut sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas dan panitia yang berada di lokasi.

 Acara Kirab Budaya Mahkota Binokasih sendiri merupakan kegiatan yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Sumedang. Kirab ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh ribuan warga yang memadati jalur dari Keraton Sumedang Larang menuju kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang. Dalam prosesi tersebut, Mahkota Binokasih ditampilkan sebagai simbol kebesaran dan warisan budaya Sunda yang harus dilestarikan. Acara ini juga turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

 Pasca kejadian, Sidik Jafar langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah untuk mendapatkan penanganan medis segera. Sekretaris DPRD Kabupaten Sumedang, M. Yusup Sahrulloh, yang mengonfirmasi kejadian tersebut menyatakan bahwa kondisi Sidik Jafar saat ini sudah stabil.

 "Hasil pemeriksaan medis termasuk CT Scan dan rontgen menunjukkan tidak ada cedera serius yang dialami. Namun, beliau mengalami luka memar di bagian belakang dan kiri kepala," ungkap Yusup.

 Meskipun mengalami insiden yang cukup mengejutkan, Sidik Jafar diharapkan dapat pulih sepenuhnya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kejadian ini pun menjadi perhatian banyak pihak, terutama terkait keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan budaya yang melibatkan penggunaan hewan seperti kuda.

 

 SUMBER BERITA:KOMPAS.COM

 

#tandaglobalnews#KirabBudayaMahkotaBinokasih #SidikJafar #DPRDSumedang #KecelakaanKuda #BeritaSumedang #SumedangUpdate #InsidenKirab #BudayaSunda #KeratonSumedangLarang

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama