Kericuhan Pecah di Patung Kuda: Massa BEM SI dan Aparat Terlibat Saling Dorong

 TANDAGLOBALNEWS | JAKARTA – Aksi unjuk rasa aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 berakhir ricuh. Bentrokan antara massa mahasiswa dan aparat kepolisian pecah di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu sore (2/5).

Kronologi Kejadian

Ketegangan mulai meningkat sekitar pukul 15.30 WIB saat massa aksi mencoba merangsek maju mendekati barikade polisi di Jalan Medan Merdeka Barat. Mahasiswa menuntut agar akses menuju depan Istana Negara dibuka guna menyampaikan 10 tuntutan reformasi pendidikan secara langsung.

Kericuhan bermula ketika sejumlah peserta aksi mencoba menggoyangkan pagar kawat berduri dan water barrier yang dipasang petugas. Aksi saling dorong tidak terhindarkan saat barisan depan mahasiswa berhadapan langsung dengan tameng aparat kepolisian.

Massa Bakar Ban dan Bendera Kuning

Sebagai bentuk protes atas tertutupnya jalur komunikasi, massa kemudian membakar ban bekas di tengah jalan, menyebabkan asap hitam pekat membubung di kawasan Monas. Puluhan bendera kuning juga dikibarkan sebagai simbol matinya keadilan pendidikan di Indonesia.

"Kami datang dengan damai, tapi ruang demokrasi hari ini disekat oleh beton dan kawat berduri. Ini adalah bukti bahwa suara mahasiswa masih dianggap ancaman, bukan masukan," teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Situasi Terkini dan Penanganan

Aparat kepolisian sempat memberikan peringatan melalui pengeras suara agar massa tetap tenang dan tidak bertindak anarkis. Setelah negosiasi yang alot antara koordinator lapangan (Korlap) aksi dan pihak Kapolres Metro Jakarta Pusat, massa akhirnya menarik diri secara perlahan menjelang waktu Maghrib.

Meski sempat memanas, tidak ada laporan mengenai kerusakan fasilitas publik yang signifikan atau korban luka serius dalam insiden ini. Namun, beberapa mahasiswa dikabarkan mengalami sesak napas akibat kepadatan massa dan paparan asap ban.

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama