Kendaraan Diduga Milik SPPG Kecelakaan, Dua Pedagang Terluka Parah

 




Tandaglobalnews BEKASI – Sebuah kendaraan operasional yang diduga milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlibat kecelakaan di kawasan Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/5/2026) siang. Kendaraan bernomor polisi B 9007 TXZ itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali dan menabrak dua lapak pedagang yang berada di pinggir jalan, tepat di depan minimarket. Akibat peristiwa itu, dilaporkan ada empat orang yang menjadi korban dan mengalami luka-luka, dua di antaranya pedagang yang sedang berdagang.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kendaraan tersebut datang dari arah Jalan Nusantara Raya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Beberapa saksi bahkan menyebutkan mobil itu sudah terlihat oleng atau tidak stabil sebelum akhirnya membuang arah ke kiri dan menghantam lapak pertama milik pedagang tahu crispy dan otak-otak, lalu berlanjut menabrak lapak pedagang ayam goreng di sampingnya. Benturan sangat keras membuat kedua lapak dan barang dagangan hancur berantakan, serta memicu kepanikan warga yang ada di sekitar lokasi.
“Mobilnya kencang sekali, tidak ada tanda-tanda mengerem. Tiba-tiba langsung seruduk ke arah pedagang. Suaranya keras sekali, semua kaget dan lari menghindar,” ujar Rudi, saksi sekaligus tukang parkir di lokasi kejadian.
Dua pedagang yang were sedang berjaga langsung terlempar dan mengalami luka serius. Keduanya segera ditolong warga dan tim medis, lalu dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain kedua pedagang, korban lainnya adalah sopir dan kenek yang berada di dalam mobil. Keduanya juga mengalami luka ringan hingga sedang, sempat terjebak sejenak, lalu berhasil dikeluarkan warga sebelum dibawa berobat.
Dari pantauan di lokasi, bagian depan kendaraan terlihat rusak parah dan penyok berat, kaca depan pecah berantakan. Tulisan “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)” masih terlihat jelas di bodi kendaraan, sehingga warga meyakini itu adalah kendaraan operasional pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga sore hari, kendaraan tersebut masih berada di lokasi dan belum dievakuasi petugas kepolisian yang sedang melakukan olah tempat kejadian perkara.
Pihak kepolisian Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah turun ke lokasi dan mulai menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, apakah karena kelalaian pengemudi, kerusakan kendaraan, atau faktor lain. Pihak SPPG terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden ini hingga berita diturunkan.
Warga berharap penyelidikan berjalan transparan, tanggung jawab ditetapkan dengan jelas, dan korban mendapatkan perhatian serta ganti rugi yang layak atas kerugian dan penderitaan yang dialami.

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama