GAGAL MELARIKAN DIRI! Pencuri Motor di Surabaya Diringkus Warga, Satu Komplotan Masih Buron


TandaGlobalNews | SURABAYA, 30 April 2026 – Unit Reserse Kriminal dari Kepolisian Sektor Sukomanunggal berhasil mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Keberhasilan ini terjadi di kawasan Simorejo Sari IV, Surabaya, di mana satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu orang rekannya masih dalam pengejaran intensif oleh aparat.

Pelaku yang berhasil ditangkap berinisial HR (28 tahun), warga asal Kedundung, Sampang, Madura, namun saat ini menetap di Surabaya. Kasus ini bermula pada hari Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, ketika kedua pelaku beraksi.

Kepala Kepolisian Sektor Sukomanunggal, Komisaris Polisi M. Akhyar, menjelaskan bahwa modus yang digunakan oleh para pelaku cukup sederhana namun kerap berhasil. Mereka berkeliling dengan berjalan kaki, menyisir area perumahan untuk mencari kendaraan yang diparkir sembarangan.

Sasaran utama mereka adalah sepeda motor yang tidak dikunci stang, karena dianggap paling mudah untuk dibawa kabur tanpa menimbulkan suara gaduh. Pada kesempatan itu, mata mereka tertuju pada sepeda motor tipe Honda Beat milik Bachtiar (27 tahun), yang terparkir tepat di depan rumah korban dengan kondisi stang tidak terkunci.

"Kedua pelaku tersebut berjalan kaki menelusuri lokasi kejadian sambil mencari target. Begitu melihat motor yang kondisinya tidak diamankan dengan baik, mereka langsung berniat membawa kendaraan tersebut," papar Akhyar.

Saat para pelaku sedang sibuk mencoba membobol kunci kontak menggunakan alat khusus berupa kunci model huruf 'Y', pergerakan mereka akhirnya disadari oleh pemilik motor. Bachtiar yang melihat aksinya langsung berteriak keras meminta tolong.

Suara teriakan korban segera menarik perhatian warga sekitar yang berada di lingkungan tersebut. Tanpa pikir panjang, warga yang merasa geram langsung bergerak cepat mengepung dan menangkap salah satu pelaku, yaitu HR. Namun, rekannya yang lain berhasil memanfaatkan situasi dan meloloskan diri.

"Setelah berhasil diamankan, pelaku beserta alat bukti berupa kunci Y dan beberapa kunci palsu lainnya langsung dibawa ke kantor Polsek Sukomanunggal untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pelaku dan keterangan saksi, HR mengakui bahwa ia berasal dari Sampang, Madura, namun sudah lama tinggal di daerah Pasar Turi, Surabaya. Meski masih tergolong muda, ia mengaku sudah pernah melakukan aksi serupa sebanyak dua kali sebelumnya.

Saat dilakukan penggeledahan oleh warga dan petugas, ditemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan tuduhan. Selain kunci T atau Y yang biasa digunakan untuk membobol kontak motor, polisi juga menemukan tiga buah kunci lain yang bentuknya sudah dipipihkan. Alat-alat tersebut disembunyikan dengan cerdik di lipatan sarung yang dikenakan pelaku.

"Kata pelaku sendiri, dia sudah pernah mencuri dua kali. Wilayah operasinya tidak menentu, tergantung di mana mereka melihat peluang," ujar Bachtiar, sang korban, menirukan pengakuan pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus memburu satu orang pelaku yang berhasil kabur. Menurut Akhyar, identitas pelaku yang buron sebenarnya sudah diketahui oleh pihak berwajib, sehingga tim penyidik terus mengembangkan kasus ini untuk segera menangkapnya.

"Kami pastikan bahwa rekannya yang melarikan diri tidak akan lama lagi bisa kita tangkap. Data dan identitasnya sudah kita pegang, tinggal proses penangkapan yang sedang kita maksimalkan," tegasnya.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga dan peringatan keras bagi seluruh masyarakat. Polsek Sukomanunggal menekankan pentingnya kesadaran untuk selalu mengamankan kendaraan pribadi, terutama dengan mengunci stang, meskipun hanya diparkir dalam waktu singkat atau di area yang dianggap aman.

Kelalaian sekecil apa pun bisa menjadi celah yang dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada terhadap orang-orang yang bergerak mencurigakan di lingkungan sekitar dan segera melaporkannya kepada polisi jika menemukan hal yang janggal.

Sumber: hariandisway,GresikSumpek

#tandaglobalnews#gresiksumpek #surabaya #news #kriminal #curanmor

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Lebih lama